Reportase 21 Oktober 2011

Langit mendung tapi hujan batal turun, meski sudah paparalakan tapi hanya sesaat saja. Entah karena ada pawang pengusir hujan atau karena kasian sama Flintstoners yang mau pada bulutangkis?

Waktu saya tiba di GOR E.Syamsudin pukul 18:43 WIB, di dalam sudah ada Lukas dan Pak Carwata. Kalo liat di status FB-nya, Lukas dan Fanny, puteri kesayangannya, sudah tiba di lapang pada pukul 18:25 WIB. Thedy datang beberpa saat setelah saya tiba di lapang. Sementara Pak Yusuf yang biasanya tanginas datang hampir pukul 19:00 WIB (katanya tertahan sama bossnya yang ngajak ngobrol dan susah dihentikan he he he...).  

Jumat kemaren Flintstoners yang datang cukup banyak sehingga, kita numpang main 3 partai di lapang D, untunglah mereka mengijinkan (dan tidak harus bayar ekstra he he he...). Mungkin dari pada lapangnya kosong sia-sia, sementara mereka cuma berempat, dipaksain main terus juga bisa gempor he he he...

Tumben-tumbennya Flintstoners datangnya pada lebih awal dan datangnya hampir berbarengan. sehingga saya hampir tidak bisa tahu kapan mereka datang secara berurutan. Dan terjadi antrian panjang buat main he he he... 16 Flintstoners hadir dan main malam itu, plus Widodo, yang datang tidak dengan persiapan sehingga tidak bisa menjajal lawan-lawan baru. 
O ya, kemaren malam Aan anggota lama baru muncul lagi di lapangan, dengan membawa temannya Mario. Wah, TFBC makin seru aja neh...

Berikut review permainan Jumat, 21 Oktober 2011;

1. Thedy & Pak Carwata
         VS
    Pak Yusuf & Eri ---> dimenangkan oleh Thedy & Pak Carwata dengan skor 30:29


2. Yopie Z & Iyen
         VS
     Lukas & Jefri ---> dimenangkan oleh Yopie Z & Iyen dengan skor 15:9 & 15:13


3. Ivan & Rahmat
         VS
    Bendy & Tung Chai ---> dimenangkan oleh  Ivan & Rahmat dengan skor 30:25


4. Pak Yusuf & Thedy
         VS
    Yopie Z & Lukas ---> dimenangkan oleh Yopie Z & Lukas dengan skor 25:30


5.  Eri & Wandi
         VS
    Aan & Mario ---> dimenangkan oleh  Eri & Wandi dengan skor 30:22


6. Tung Chai & Bendy
         VS
     Rahmat & Ivan ---> dimenangkan oleh Tung Chai & Bendy dengan skor 30:11


7. Rudy K & Wandi
         VS
     Aan & Mario ---> dimenangkan oleh  Ivan & Rahmat dengan skor 30:18


8.  Eri & Ivan
         VS
     Tung Chai & Rahmat ---> dimenangkan oleh   Eri & Ivan dengan skor 30:27


9.  Rudy K & Lukas
         VS
     Yopie Z & Pipit  ---> dimenangkan oleh Rudy K & Lukas dengan skor 15:5, 11:15 & 15:9


10. Ivan & Wandi
         VS
     Aan & Mario ---> dimenangkan oleh    Aan & Mario dengan skor 24:30

Permainan yang cukup melelahkan dan rata-rata menghabiskan waktu lebih panjang dari biasanya. Dengan rekor pemakaian shutlecock sebanyak 18 buah dan 10 partai permainan... hmmmm ck ck ck...


Beres main bulutangkis Saya, Rahmat dan Nita berwisata kuliner tengah malam, tanpa Jun karena dia absen. Malam itu kami menyantap "Nasi Bistik Astana Anyar", di Jl. Astana Anyar, yang letaknya tidak jauh dari Toko Istana Helmet. Seporsi dengan; nasi plus ayam chrispy, potongan kentang goreng, wortel dan buncis, disiram saus.  dihargai Rp 14.000,- /porsi cukup membuat perut kenyang. Tapi sayang, karena penerangan yang sangat minim alias poek, saya tidak bisa mengabadikan Nasi Bistik itu dalam bentuk foto.

Sekian reportase kali ini. See u next time....






Share on Facebook

0 komentar:

Posting Komentar